081888xxx

December 16, 2011

Ketika saya menulis

Filed under: Uncategorized

Sesungguhnyalah aku merasa bahwa aku memiliki kemampuan yang cukup bagus dalam menulis. Hal ini dibuktikan dengan aktifnya neuron otakku dalam melakukan reka kejadian dan menyusun alur cerita yang rumit -menurut si ‘aku’ loooh-. Pada kenyataannya, menuangkan isi pikiran kedalam bentuk tulisan adalah hal yang sangat sulit. Standar ya, ada banyak faktor berpengaruh dimulai dari niat, kemauan, situasi lingkungan, ketersediaan waktu, sampai kemampuan menulis yang enak dan mudah dimengerti orang. Pada akhirnya, sama seperti hal2 yang lain, suatu kemajuan -dalam hal apapun- tidaklah cukup tercapai dengan kecerdasan otak atau kemampuan diri semata, tapi lebih kepada niat yang tulus ikhlas serta kesungguhan dalam mengerjakan hal tersebut.

-rancauan di pagi hari menuju siang- emoticon 

June 30, 2011

Should I Titled you?

Filed under: Uncategorized

A Loaf of Poetry 

you mix 
the dough 
of experience 
with 
the yeast 
of inspiration 
and knead it well 
with love 
and pound it 
with all your might 
and then 
leave it 
until 
it puffs out big 
with its own inner force 
and then 
knead it again 
and 
shape it 
into a round form 
and bake it 
in the oven 
of your heart 

Naoshi Koriyama

baeklah…..saya rasa problem statementnya adalah saya sedikit merasa kekurangan pengalaman kesulitan mendapatkan inspirasi pelit menyumbangkan tjintah DAN TERLALU MALAS MENGELUARKAN KEMAMPUAN TERBESAR SAYA untuk mewujudkan sepotong puisi berjudul THESIS-ku 

isnt it so sad?? emoticon me! citing al ashr almost everyday but never truly understand the meaning….. 

June 29, 2011

Kucing

Filed under: Uncategorized
cat [kat]
noun (plural cats)
1. furry animal that purrs and meows: a small domesticated mammal that has soft fur, sharp claws, pointed ears, and, usually, a long furry tail, and makes characteristic purring or meowing sounds.
Cats are widely kept as pets or to catch mice.

Latin name: Felis catus

 

Kucing pertama yang aku miliki adalah trio bersaudara yang ditinggal entah kemana oleh ibunya. Pendek, karena ekornya yang memiliki panjang tidak lebih dari 5 cm. Putih, karena warna utama bulunya yang putih dan Ndut yang sejalan dengan waktu namanya memanjang  menjadi Ndutch (dibaca: ndut ceh). Ketiganya paling hobi tidur ngringkel di pangkuan Boneka Beruang Sebesar Gaban yang ada di ruang tamu. Putih, kalau tidak salah ingat akhirnya hilang entah kemana, kemungkinan sih ia kesasar dan gak bisa menemukan jalan pulang. Pendek (favoritku) meninggal pada saat berumur belum sampai 6 bulan karena keracunan entah apa. Malam itu dia kejang2 terus sekalipun sudah diminumi air kelapa yang konon katanya penangkal racun ampuh. Aku ingat kakakku menangis sepanjang malam disampingnya sementara aku memilih pergi meninggalkan TKP, menutup telinga, membayangkan hal2 lain yang indah, dan jatuh tertidur (sifat yang terbawa sampai kami besar, kakakku selalu memilih menangis untuk hal2 yang kadang2 remeh sedangkan aku selalu lari, menutup mata dan pikiran setiap kali hal2 menyedihkan terjadi).

Satu2nya yang bertahan adalah Ndutch, yang ketika berumur sekitar 2 tahun tertiban aki mobil di ekornya yang menyebabkan ekor tersebut menjadi bengkok. Ndutch mengalami hampir segalanya, mulai dari aku SD, SMP, SMA, hingga kuliah. Mulai dari rumah di Menteng Atas sampai kami pindah ke Bekasi dan akhirnya aku kost di Bandung. Pernah dia hilang dan tak bisa diketemukan walaupun kami sudah mengubek2 kompleks. Ajaibnya, kurang lebih 2 atau 3 tahun kemudian, ibu dan adikku menemukan dia tidak jauh dari blok rumah kami di suatu pagi ceria ketika mereka sedang jalan2 pagi keliling kompleks. Lebih ajaib lagi, si Ndutch ini masih ingat namanya, karena begitu dipanggil Ndutch…Ndutch…dia langsung berjalan mengikuti ibu dan adikku menuju rumah. Pada masa tuanya, Ndutch sekali lagi pergi menghilang, tapi kali ini kami tidak mencarinya, karena menurut ibuku, kucing rumah yang merasa akan mati biasanya akan pergi meninggalkan rumah untuk mati ditempat lain agar pemiliknya tidak merasa sedih.

Semasa kuliah, ada seekor kucing betina dan kucing jantan yang entah kenapa paling senang melakukan kegiatan ***nya di bawah kursi plastik merah muda di depan kamarku! Iyak! Sejak saat itu aku percaya bahwa kucing betina tidak pernah menikmati kegiatan ***nya! Mereka selalu menjadi korban perkosaaan teman-teman. Percayalah…..kalau tidak percaya silakan anda mendengarkan jerit tangis kucing betina pada saat didekati para pejantannya.

Semasa tinggal di taman asri (rumah tersebut dengan pasrah menerima julukan rumahku kandangku akibat begitu banyaknya manusia dan binatang yang terlibat hidup didalamnya) ada beberapa kucing yang datang dan pergi. Penghuni yang malas tapi sangat penyayang binatang (kalaw tidak mana mungkin berjulukan rumahku kandangku bukan?) menjadi penyebab utama silih bergantinya kucing di lingkungan tersebut. Penghuni pertama yang aku data adalah Bleki, terlahir sebagai blasteran kucing kampung dan kucing angora beliyau memiliki bulu yang luar biasa keren (pendapat pribadi penulis) tapi juga sangat kotor karena tidak ada yang memandikan beliyau. Setelah Bleki pergi pendatang berikutnya yang cukup lama menetap adalah Tokso! Berbulu kuning keemasan indah dengan ekor tebal macam angora, kami yakin bahwa Tokso adalah salah satu anak atau mungkin cucu dari Bleki. Beberapa kali Tokso melahirkan anak di tempat2 yang tidak terduga (lemari pakaian dan mesin cuci salah satunya)…beberapa kali kami membuangnya pergi dengan motor, dan sayangnya beberapa kali pula ia bisa menemukan rumah kami dengan mudahnya. Ahhh…..aku tidak tahu apa yang terjadi selanjutnya pada Tokso (karena saya adalah penderita amnesia akut tentu saja) tapi mungkin sekali beliyau pada akhirnya tertabrak motor (berhasil selamat!) dan tertabrak motor kembali (humm…mungkin hanya khayalan) atau memang sudah waktunya pergi?? Entahlah……

-dimulai dari sini adalah tambahan aku….karena file ini ternyata mengendap di file draft selama kurang lebih 3 tahun! wawww!- 

Di Jepang (whats?? sejak kapan tatiek di jepang?? kenapa tidak ada kabarnya di capeedee? hum! maaf saja….tapi saya kan manusia, bisa capek juga kalau harus menulis semua kejadian hidup secara terorganisir dan terarah serta teratur)  saya perhatikan kucing hidup dengan mewah. Mereka gemuk gendut dan pemalas luar biasa. Dimanja dan ditjintai oleh obaachan dan oneechan dan para kodomo mungkin adalah rahasia hidup bahagia mereka. Disini saya tidak memiliki kucing peliharaan tentu saja (tapi bahkan Bleki dan Tokso pun bukanlah kucing peliharaan!), tapi saya selalu tersenyum bahagia setiap melihat mereka di taman di kampus dan di gosho (istana Kyoto)….

I think I just love to see cats…..whether they were in good condition or not….

And frankly….I dont know how to continuing this draft, since I -of course- forget the reason why I write it before! Sigh!! Seee…..I just try to finish what I ve start before…..(since I am very very depressed over "the one thing" called THESIS….sigh…sigh…sigh)

 

me!! who try to get away from you know what! emoticon 

 

   

 

I think it called miracle….(or just amnesia!)

Filed under: Uncategorized

Baru saja baca pesan di YM dari teman setia (sayangnya namanya bukan Lassie) yang meminta saya untuk membaca tulisan2nya di blog?? Blog?? Whatt?? Seingat otak saya yang cukup bervolume (terbukti dari tingkat kejenongan yang cukup tinggi) tapi tidak cukup banyak neuron2 yang hidup (kalau gosipnya manusia normal punya 10% dari jumlah neuron di otak yang bekerja, saya yakin di otak saya hanya sekitar 8% yang bekerja….tapi tidak masalah kan?? toh volume otak saya cukup besar) saya juga memiliki sebuah blog tidak penting tidak ternama dan seringkali tidak dicintai! Iya sayang……itu kamyu (memerah)!

Maka…..jadilah saya meminta bantuan mbah google untuk mencarikan dimana letaknya blog tersayang ini, dan apa pula kabarnya! Ahhh….senangnya ketika saya tau bahwa dikau baik2 sahajah tjintahku! Mohon maaf kalaw saya terpaksa garuk2 kepala hanya sekedar untuk mencari tombol login (membutuhkan waktu sekitar 7 menit! Tapi hey! saya kan penderita amnesia akut) dan dibutuhkan lebih dari 7 menit untuk menemukan pasangan kombinasi yang benar dan sesuai untuk nama dan passwordnya.

Soooo! Yattta!! Here I am…..! Writing again after feeling sooooooo….soooo…..sooooo BLUE BLACK RED, but never GREEN and YELLOW, since I have the obligation to write a thing called THESIS!!

emoticon me! -the girl who never have enough brain to remember….but still always proud with her brain volume!- 

 

March 17, 2008

Mborong….!!

Filed under: Uncategorized

Gramedia diskon 30% …..

Hehehhehehehe…..gak biasanya sih sampe borong2. Kemaren sampe habis uang 230 rebu cuma buat beli buku!!! Gak tau kenapa….tapi seneng banget rasanya, abis ini kan kali pertama aku buang2 duit banyak banget cuma buat buku (motto aku buat buku: kalo bisa pinjam kenapa harus beli?? Toh yang namanya buku yang penting isinya, sekali dibaca dan nempel di kepala ya udah….!). Biasanya paling banter budgetku cuma 100 ribu, itupun gak cuma satu buku tapi bisa lebih dari dua (secara motto nomor dua adalah membeli buku dengan harga dibawah 50 ribu!!).

Kalo dipikir2, mungkin pemborongan besar2an ini (besar menurut standar aku looooh!!) terjadi karena beberapa bulan terakhir ini aku mengalami cukup banyak tekanan (huhehehehehehee) dan akibatnya borong memborong buku kemaren jadi ajanng pelampiasan yang menyenangkan banget!!

Ahh….makin gak jelas nulisnya!! Dah aja lah! Binyun!

emoticon  (me, who today choose to surrender on continuing my post!) –daaaaaaa…..makin gak puguh!!!!

February 25, 2008

Puitis (deee….!!!)

Filed under: Uncategorized

THE TYGER (from Songs Of Experience)

By William Blake

Tyger! Tyger! burning bright
In the forests of the night,
What immortal hand or eye
Could frame thy fearful symmetry?

In what distant deeps or skies
Burnt the fire of thine eyes?
On what wings dare he aspire?
What the hand dare sieze the fire?

And what shoulder, & what art.
Could twist the sinews of thy heart?
And when thy heart began to beat,
What dread hand? & what dread feet?

What the hammer? what the chain?
In what furnace was thy brain?
What the anvil? what dread grasp
Dare its deadly terrors clasp?

When the stars threw down their spears,
And watered heaven with their tears,
Did he smile his work to see?
Did he who made the Lamb make thee?

Tyger! Tyger! burning bright
In the forests of the night,
What immortal hand or eye
Dare frame thy fearful symmetry?

1794

Gara2 nonton film ga jelas (PS. I Love You tepatnya) jadi kepincut buat nyari kutipannya Mr. William Blake ini. Habis kayaknya doi cukup termasyhur (ini gara2 aku sering baca kutipan beliau di His Dark Material Trilogy–biarpun waktu itu masih perasaan biasa2 aja, belom sampai ngidam googlingin doi) n disegani. Kutipannya ketemu sih…..setelah dipikir2 kayaknya agak2 bukan aku (I must create a system or be enslaved by other mans–yakin 99,99% gak laku untuk PNS!!) dan malah ketemu puisi ini yang bikin aku langsung fall in love at first read…..hehheheheh.

Terlepas dari segala perbincangan….mulai dari mempertanyakan keyakinan Bapak Blake, memperbandingkan dengan puisinya yang lain (The Lamb) dan lain2 hal, aku tertarik karena subyeknya, si Tyger dan sebagai sesama Tyger, aku merasa bisa merelasikan diri dengan puisi ini (halah!).

 

emoticon (me…..the warrior who dream and act almost like a tiger!!)

October 1, 2007

Sisa Kemarin

Filed under: Uncategorized

Kemarin sebenarnya aku dah ngirim tulisan loooh….tapi karena satu dan lain hal  (yang mungkin akan dijelaskan di akhir cerita) terpaksa post ini gak masuk, alias gak kesimpan. emoticon

Jadi begini kisahnya:

Kurang lebih sebulan yang lalu aku memasukkan "Daftar C" ke data appointment Oti tersayang, dengan tenggat deadline 30 September.

Seminggu berlalu….ahhh masih lama mendingan kerjain yang lain dulu kali yaaaa…

Dua minggu berjalan….mungkin ntar malem bisa mikir kira2 diisi apa ya pertanyaan2nya. (malam berlalu bersama ‘Ronggeng Dukuh Paruk’ berbahasa Inggris yang dibeli dengan harga murah tapi ternyata mengecewakan…secara bahasa Inggrisku amat sangat luar biasa terbatas)

Tiga minggu berlalu….semangat..semangat…jangan tunggu ngumpulin sampai deadline. Aku pasti bisa….!!emoticon (semangat tinggal semangat…namanya juga mulai awal2 puasa…pagi siang lemas kurang oksigen di darah, sore lemas kekenyangan, malem lemas tarawehan, subuh….ngantukkkk!! Mana sempat mikir jawaban untuk 17 pertanyaan khayalan tingkat tinggi. " give details of two experiences which have most influenced your life and explain why" )

Empat minggu berlalu…..haahhhh…gak bisa ditunda lagi! WAJIB HARUS hukumnya buat ngisi lima lembar kertas yang makin lama makin dekil itu (sayangnya karena masih terbawa suasana ramadhan maka alasan diatas kembali beraksi)

Jumat datang (dua hari sebelum hari H)…..sulit mikir jawaban aneh2 di kantor! Susah gak bisa ngayal! Biar nanti malam ajah aku bikin jawabannya….Sabtu baru deh dikirim per email dari kantor. Sapa tau ada yang lembur. emoticon

Sabtu datang dengan cepat…..aihhh…semalem belum diisi yah?? (bego mode on) yah sudahlah minggu aja……

Minggu pagi datang menyeruak (bahasa apapula ini??)….jam 5.30 pagi Oti dengan setia mulai menjerit2 setiap lima menit sekali twittt…twittt….twittt….(hampir aja aku banting si Oti…tapi terus ingat, sekali dibanting mungkin seumur hidup gak bakal bisa beli lagi….yah sudahlah diniatkan…nanti jam 2 siang aja kita ke warnet sekalian ngabuburit!

Hari Minggu pkl. 13.30…..pegang2 lima lembar kertas dengan pertanyaan susah dimengerti sulit dijawab…dan nggak dalam kondisi yang cukup fit untuk berkhayal mengenai dua peristiwa dalam hidup yang mempengaruhi kehidupanku untuk selama2nya….kepala mulai berputar (akibat terlalu sedikit oksigen di darah dan terlalu banyak kegiatan yang harus dilakukan oleh neuron2 tercinta) mata berkunang2, perut mual (lebih karena laper sih….)

Hari Minggu pkl. 15.19 (kurang lebih segitulah)….dengan semangat yang padam akhirnya berangkat menuju warnet terdekat (yang penting masukin…toh aku dah berusaha sekuatnya selama sebulan ini….Sebulan yang mana ya??emoticon)

Hari Minggu pkl. 15.35…memasuki ruangan warnet…duduk dikursi yang sama sekali gak nyaman (jadi kangen kursi kantor)….ngedumel karena tetangga sebelah buka situs XXX (ganggu konsentrasi orang mo daftar C ajah!)…mulai membuka situs C….dan ternyata…..

"We are extending the deadline for C application from 30 September to 16 November 2007"

Aku lirik jam penggunaan internet di kiri atas monitor 02.01.01 (kurang lebih begitulah) aku baca biaya penggunaan di dinding sebelah kanan….30 menit pertama Rp. 2000. Halah!!! Karena malas rugi akhirnya untuk mengisi waktu luang menuju 28 menit selanjutnya terpaksalah…..(sulit euy dijelaskan dengan kata2)

Gak perlu dijelaskan dengan lebih lanjut kan?? Tentu saja aku gak jadi memasukkan aplikasi pendaftaran (nanti ajah….tadi kan jawabannya keburu2……) Masalah postingan ke Capeedee yang ternyata gak masuk…itu terjadi karena aku baru ngeh buat memasukkan postingan ketika waktu menunjukkan 24.01.01 (kurang lebih begitulah) dan karena males rugi akhirnya sebelum dipastikan sudah ter publish internetnya langsung aku matikan! emoticon

 

(the girl who postpone almost everything)  

emoticon  emoticon emoticon emoticon emoticon

 

 

September 28, 2007

Apakah ini? Entahlah!

Filed under: Uncategorized

Dah lamaaa….banget, blog ini gak diisi. Huah jadi bingung juga..kenapa bisa?

Mungkin kalau mo dicari alasannya, ada 2 yang paling utama ya?

  • Pertama karena aku super duper pemalas!!emoticon
  • Sedangkan yang kedua karena aku sebenarnya gak terlalu suka mengekspos diri di hadapan publik (padahal publik mana yang baca tulisan ini? emoticon).
Kalau gak salah hitung sih dah lebih dari 3 kali aku bikin draft buat diposkan…tapi…….ujung2nya–tentu saja– akibat dua hal diatas…perwujudannya hingga saat ini masih beluuuuuuuuuum ada.

Jadi….sekarang dengan niat yang dikuatkan dan iman yang diteguhkan (pinjam istilah Sanchai –CAIYO!!!)……aku mo mencoba sekali lagi untuk menulis. Entah tulisan ini akan di ekspos atau tidak…..yah….MARI KITA LIHAT!

 

Pernah gak kamu ngerasa ngilu kalau mengunjungi tempat2 keramat? Bukan kuburan atau rumah kentang dkk sih….tapi lebih ke tempat yang dulu pernah jadi tempat yang memberikan kamu kenangan dan mengisi ingatanmu dengan seribu satu kejadian pada jangka waktu tertentu. Aku selalu ngerasa itu setiap kali mengunjungi tempat2 keramat kayak gini. Semacam trauma kali ya? Atau kehilangan?  Atau kenangan yang gak bisa dihapus dari alam sadar maupun bawah sadar? Entahlah, yang jelas setiap kali aku mengunjungi atau bahkan cuma sekedar lewat….terasa –meminjam istilah Donald Duck dkk– "sigh!"

  1. Rumah aku di Bekasi. Gak tau kenapa…cuma lewat Jl. Kalimalang aja aku dah ngerasa "sigh yang susah banget buat dijelaskan" apalagi untuk sampai depan rumah tersebut dan masuk kedalamnya. Sampai sekarang, kalau gak terpaksaaaa dan dipaksaaaaa, aku lebih baik memilih untuk ngeles dari kewajiban mengunjungi itu rumah untuk sekedar ngecek kondisinya. Terakhir aku datangi rumah ini mungkin dah hampir 5 tahun yang lalu….dan! Bagian dalamnya membuat "sigh" yang lebih panjang lagi….sofa dan buffetnya ternyata masih yang dulu! Sigh…sigh…sigh!! Apa ini trauma karena di rumah ini aku kehilangan…? Atau karena aku meninggalkan jejak yang cukup banyak? Entahlah….
  2. Tentu saja–off course–rumahku di Menteng Atas. Kalau gak salah–yang berarti tentu ajah benar– aku pindah dari tempat ini sejak kelas 2 SMP. Kalau menurut kebanyakan orang "first cut is the deepest"…maka buat aku –hingga saat ini sayangnya–, first cut yang satu ini terasa gak deepest2 amat. Akan tetapi ini mungkin terjadi karena aku gak pernah mengunjungi the exact location sejak aku pindah kali ya? Entahlah. Mungkin kalau aku lewat (secara menurut gosip yang beredar luas sampai sekarang masih belum tersedia angkutan umum untuk aku melewati lokasi ini) aku bakal mengeluarkan "sigh2" itu juga. Gimana enggak, lha wong baru lewat Pasar Rumput aja aku dah deg2an setengah mati padahal teman2…itu masih 3-5 kilo dari lokasi kejadian!
  3. Sebenarnya yang ini gak bisa dibilang bikin "sigh2" banget–karena toh memang ini bukan hal krusial yang pantas jadi penyebab si "sigh"–cuma entah kenapa aku selalu merasa menyesal kalau ingat betapa kurangnya pengenalanku terhadap SMAku tersayang. Padahal aku punya waktu 3 tahun! Hehhehe…..lebih gak pentingnya lagi satu2nya pemicu bunyi "sigh" setengah mati ini adalah kenyataan bahwa: aku baru tahu kalau SMAku tersayang itu punya 8 pohon palem pada saat aku mulai kuliah (kemana aja looooo???). Padahal selama 3 tahun itu, aku selalu lewat lapangan yang sama sebanyak 365 x 3 hari (oke…agak berlebihan!) duduk dibangku sambil ngeceng liat kakak kelas main basket setiap istirahat pertama dan kedua, dan bahkan berdiri menghadap hamparan pohon2 palem tersebut setiap hari senin/sabtu di upacara bendera! Dan gak sekalipun aku pernah ngeh kalau itu pohon palem berjumlah 8!! emoticonKalau saja hidup bisa diulang dan kalau saja pohon palem bisa ditumbuhkan kembali (katanya dah ditebang ya??)……..Hhhhh! (ini bahasa Indonesianya "sigh" ya??)
  4. Tempat keramat yang baru2 ini aku kunjungi……..Ganesha 10! Setiap sudut di tempat ini terasa begitu "you know lah!" Titik tempat suaramu bergema untuk dirimu sendiri di Plasa PL tersayang, padang rumput hijau (halah!) depan aula timur tempat aku memotong jalan, selasar batu tua penuh bunga terompet jingga (apa ya namanya? lupa euy! "sigh") yang bermekaran, gedung tvst dan oktagon, kolam Indonesia tenggelam, pagar besi gedung PL yang pernah jadi saksi bisu pengurunganku selama 2 jam (sapa suruh malem2 masih di kampus??), berjalan ditengah hamparan daun kering merah, coklat,kuning, dan masih banyyyyyyaaakkkk lainnya. Seakan2 setiap hal adalah kenangan tersendiri yang tidak bisa dituliskan dengan hanya satu dua kalimat, satu dua paragraf atau mungkin bahkan satu dua lembar kertas A4! Terlalu banyak kenangan….terlalu banyak hal yang hilang…..terlalu banyak helaan nafas….hhhhhh…."sigh"
Sebenarnya kalau mau dituliskan lebih panjang dan berlarut2…ada banyak tempat lain yang memiliki kenangan tersendiri yang sulit dilupakan, trauma masing2 yang susah untuk ditaklukkan, dan helaan nafas panjaaaang (sigh…sigh…sigh) yang akan selalu ada.
Buat aku bertanya2…..kalau yang sebegini saja sudah membuat aku merasa begitu menghela nafas berkepanjangan….bagaimana nanti pada saat aku harus dan wajib meninggalkan dunia fana ini??
 
Sepanjang apa helaan nafas yang nanti akan aku keluarkan?
Semarah apa aku dengan penyesalan2 akan hal2 yang tidak aku sadari dan pahami (seperti kisah pohon palemku) karena aku anggap remeh dan biasa2 saja padahal dia selalu ada disana???
Sebenci apa aku dengan diriku sendiri karena tidak memanfaatkan waktu yang ada untuk menikmati dan memperjuangkan hidupku?
Sesulit apa jiwaku (gak bisa dibilang hidup ya?) nanti akibat perbuatanku saat ini?   
 

(the girl who proud because finally she finished what she began–which is…..posting this writing–) 

 emoticon emoticon emoticon emoticon emoticon

April 5, 2007

Pembukaan

Filed under: Uncategorized

Sebenernya terus terang…bingung juga kenapa sampai bisa bikin blog umum begini?? (bloon mode on). Secara aku sebenernya orang yang tertutup banget (sumpee loo??), susah curhat, dan selalu haqul yaqin untuk mempertahankan gengsi (dengan tidak mengeluh terlalu banyak) dihadapan orang lain. Kayaknya sih ini terkait (aku percaya bahwa yang paling bertanggungjawab atas segala perbuatan adalah diri sendiri….cuma percaya loooo!) dengan bintang2 dilangit (see…"wasn’t me" mode-nya mulai on) dimana secara tidak sengaja T lahir sebagai Leo…singa pemberani, yang selalu jaga dia punya ‘pride’.

Nah, kalau mo dicari alasannya (dengan menyalahkan orang lain, kondisi, dan keadaan tentunya) yang berperan paling besar dalam kelahiran blog ini bisa dijelaskan dengan urutan sebagai berikut:

  1. Dah dari Senin gak ada kegiatan berarti…lama2 boleh kan kena penyakit yang sekarang lagi ngetrend2nya di Indonesia dan sekitarnya. Yup, apalagi kalo bukan jadi tukang intip kehidupan orang lain, dimulai dari di internet segala macam dan bentuk kolom gosip, diselingi dengan buka2 website reality show, sampai pada akhirnya…….buka2 blog semua orang yang aku kenal, merasa kenal, hampir dikenal, plus kenal setelah dibaca.  
  2. Sebagai akibat turunannya tetangga sebelah kubikal emoticon yang tiba2 terserang demam ‘pengen bikin blog lagi’ mulai buka2 host (ini bukan ya istilahnya??maap bloon mode-nya masih terus on) penyedia jasa blog.
  3. Kemudian…..tepat pada pukul 14.55 (kalau gak salah..yang berarti benar!) jadilah aku kebawa  pengen punya  blog juga (secara dari sejak Senin kemarin pula dihina dina karena  ngisi blog yahoo yang dibikin privat. Capek juga kan dikira nulis kisah cinta tak sampai mlulu..padahal hampir benar siiih emoticon)
  4. Dan…..pada akhirnya tepat pukul 15.12 lahirlah blog ini…………..Alhamdulilahhh….

Kesimpulan: blog Capeedee lahir karena keadaan bukan karena keinginan!Wasn’t me who want this  blog….must be others including stars and planets movement!!!

Trus pasti pembaca (ceileee) pada bertanya2 kenapa blog ini bisa diberi nama "CAPEEDEE" itu sihh terjadi karena penulis capek dan lelah nyari nama (secara semua nama dah dipakai dan seperti teman sebrang kantor bilang "Tante lo dah ketinggalan banget kalii…" ya wajar dong…namanya juga tante2 emoticon  Dan kalau ada yang bingung lagi kenapa titel dikiri atas berupa nomor…itu terjadi karena aku gak ngerti mo kasih titel apa….secara….lihat kesimpulan diatas!

Mungkin cukup sekian dan terimakasih dulu aja kali ya…..

See u in the next episode….

T  






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M